Simpan » Diposkan oleh wiwin panjaitan » Rabu, 02 Januari 2013 »
permalink

Rabu, 02 Januari 2013
wiwin panjaitan
No comments

Teori Evolusi Charles Darwin

clip_image002Charles Darwin lahir di Shrewsbury, Shropshire, Inggris, 12 Desember 1809 anak kelima dari enam bersaudara. Beliau merupakan seorang ilmuwan ternama dan dikenal akan teori evolusinya yang lebih akrab disebut dengan Teori Darwin dengan bukunya yang berjudul On the Origin of Species by Means of Natural Selection, or The Preservation of Favoured Races in the Struggle for Life atau lebih sering kita kenal dengan nama The Origin of Species. Darwin membuat buku ini berdasarkan pengalamannya dalam pelayaran HMS Beagle. Selama dalam pelayaran di lautan Galapagos, beliau mengamati perbedaan burung Finch yang disebabkan perbedaan jenis makanannya.
Buku ini menurut indeks sitasi merupakan buku yang paling di acu oleh penulis lain selain kitab suci. Buku ini memberitahukan pada manusia bahwa nenek moyang mereka adalah kera. Hal inilah yang menyebabkan manusia berlomba-lomba untuk mencari tahu apakah memang benar asal – usul mereka dari seekor kera. Dalam buku tersebut, Darwin mempublikasikan 2 faktor utama penyebab evolusi yaitu Evolusi terjadi melalui seleksi alam dan spesies yang hidup sekarang berasal dari spesies lain yang hidup di masa lampau.
Buku The Origin of SpeciesDarwin mengemukakan bahwa seleksi alam merupakan agen utama penyebab terjadinya evolusi. Darwin (dan Wallace) menyimpulkan seleksi dari prinsip yang dikemukakan Thomas Maltus bahwa populasi manusia bertambah lebih cepat daripada produksi makanan, sehingga menyebabkan manusia bersaing satu sama lain untuk memperebutkan makanan dan menjadikan perbuatan amal sia-sia. Ia menulis: "Manusia cenderung untuk bertambah dalam tingkat yang lebih besar daripada caranya untuk bertahan. Akibatnya, sesekali ia harus berjuang keras untuk bertahan, dan seleksi alam akan memengaruhi apa yang terletak di dalam jangkauan ini". Dari kedua teori tersebut, ditetapkanlah kelompok dasar evolusi manusia yaitu Australophithecines, Homo Habilis, Homo erectus dan Homo sapiens.
Seiring perkembangan dalam ilmu Biologi khususnya genetika makin memperkaya teori tersebut. Seleksi alam tidak menjadi satu-satunya penyebab evolusi, melainkan ada beberapa faktor lain seperti mutasi, aliran gen, dan genetic drift. Oleh karena itu, teori evolusi sekarang lebih sering disebut sebagai Neo-Darwinian atau Modern Synthesis. Menurut mereka, proses seleksi alam terjadi karena adanya (1) Perubahan gen dari satu generasi ke generasi berikutnya, (2) Perubahan dan genotype yang terakumulasi seiring berjalannya waktu, (3) Produksi varian baru melalui materi genetik yang diturunkan (DNA/RNA), (4) Kompetisi antar individu karena keberadaan besaran individu melebihi sumber daya lingkungan tidak cukup untuk menyokongnya, dan (5) Generasi berikut mewarisi “kombinasi gen yang sukses” dari individu fertile (dan beruntung) yang masih dapat bertahan hidup dari kompetisi.
Charles Darwin
Pemikirannya tentang bahwa evolusi dari suatu spesies itu dihasilkan melalui seleksi oleh alam mendapat kecaman oleh banyak orang. Pihak gereja yang menganut paham penciptaan (Universal Creation) juga ikut mencekam teori tersebut karena di anggapnya sesat, meruntuhkan iman orang beragama agar melupakan tuhan. Sebagaimana yang terdapat di dalam kitab suci mereka bahwa manusia pertama yang diciptakan tuhan dan dikirim ke bumi adalah Nabi Adam. Jika melihat dari sisi teori tersebut, berarti Nabi Adam tidak lebih adalah seekor kera. Tentu saja hal ini menjadi penghinaan bagi pihak gereja karena bertentangan dengan apa yang ada dalam kitab suci mereka. Untung saja Darwin memiliki seorang sahabat yang bernama Thomas Huxley yang di juluki Darwin Bulldog selalu mendukung dan membela Teori Darwin ini. Salah satu episode yang terkenal ialah debat antara Huxley dengan Bishop Samuel Wilberforce.
Seiring dengan penemuan-penemuan fosil manusia purba oleh para arkeolog semakin memperkuat bukti dari kebenaran Teori Evolusi Charles Darwin ini sehingga teori ini masih di benarkan sampai sekarang ini. Teori ini sangat membantu sekali untuk seorang sejarawan yang sedang meneliti atau melakukan observasi tentang zaman prasejarah. Mereka bisa mengelompokkan jenis-jenis manusia purba juga berdasarkan teori ini. Sampai sekarang asal-usul manusia masih menjadi misteri yang belum terpecahkan.
Writer : Ageng Dwi Prastyawan
Daftar Pustaka :
Buku yang di terbitkan oleh Charles Darwin pada 1859 berdasarkan hasil ekspedisi pelayaran selama lima tahun, diakses dari http://id.wikipedia.org/wiki/Charles_Darwin, pada 6 November 2012.
Paham bahwa manusia telah diciptakan oleh Tuhan dalam bentuk yang sudah sempurna tanpa ada kekurangan sama sekali.
Immanuel, “(Mungkin) Inilah yang terjadi kalau teorinya Charles Darwin itu benar”, diakses dari http://immanuels-notes.blogspot.com/2012/05/mungkin-inilah-yang-terjadi-kalau-teori.html, pada 16 November 2012.


Reaksi:

0 komentar:

Ayo komentar kamu yang pertamax wa di Teori Evolusi Charles Darwin

 
powered by blogger.com 4sek4w4n mobile template